Minggu, 25 Maret 2012

seandainya...

Hari pertama tahun ini….
Hari ini langit begitu cerah, matahari bersinar begitu indah. Cahayanya mampu menembus sela-sela pepohonan yang berjajar rapi di pinggir jalan. Seakan ingin menunjukkan bahwa sinarnya mampu menggapai sela terkecil sekalipun. Di ujung jalan Nampak orang-orang mulai ramai melakukan aktivitas rutinya,yah itulah kebiasaan pagi yang selalu tampak di depan mataku. Biasa memang tapi selalu memberikan warna indah setiap harinya. Dan aku mulai dengan aktivitasku pagi ini…..
Pertemuan pertamaku dengan seseorang yang sangat misterius. Dia terlihat begitu angkuh, terkesan sombong dan kurang menyenangkan. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya aku dibentak di depan umum karena kesalahan kecil. Heh tolong ya, yang matanya meleng siapa yang marah siapa Dasar laki-laki aneh, ucapku kasar padanya.”
Dan kamu tahu apa reaksinya??” dia pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun lagi. Menyebalkan bukan…..aku berharap tidak lagi bertemu dengannya.
 
waktu bergulir begitu saja tanpa bertanya siapkah kita berjalan melewatinya. saat ini aku telah berada pada waktu yang baru dalam perjalananku. banyak cerita yang berjalan beriringan bersamanya dan sekali lagi aku mulai membuat rencana untuk kehidupanku.

pagi ini tak terlihat matahari bersinar, dia telah tertutup gumpalan awan yang membuatnya tidak bisa menampakkan sinar indahnya. apapun keadaanya tidak menghalangi niatku untuk pergi ke kampus tercinta. gemericik hujan menambah dingin pagi itu, aku menikmatinya dan sekali lagi aku jatuh cinta untuk kesekian kalinya padanya. aku memejamkan mata sejenak sampai terdengar suara lain didekatku. aku membuka mata dan betapa terkejutnya aku saat yang terlihat adalah laki-laki yang kemarin aku lihat.dia terlihat berbeda hari itu, dia terlihat begitu pucat dan menggigil karena kedinginan.
"hai, kau baik-baik saja,?"tanyaku sedikit khawatir karena keadaanya.
"aku baik-baik saja". jawabnya singkat.
"kau begitu pucat, apa kamu sakit?"
"diamlah, sudah aku bilang aku baik-baik saja." dia membentakku untuk kedua kalinya.
aku mulai marah dengan sikapnya yang seperti itu, aku memutuskan beranjak dari tempaku berdiri. dan saat aku mulai melangkah tanganya yang dingin meraihku dan memintaku tetap tinggal. aku tidak sempat berbicara karena dia telah menarikku lebih dekat denganya, dia memegangku erat.
"maaf, aku tidak bermaksud begitu.tolong jangan pergi, aku ingin kau disini bersamaku." pintanya lirih.
"baiklah, tapi kau terlihat tidak begitu sehat. aku takut kamu kenapa-napa".
"tenanglah, aku baik selama kamu disini."
aku akan disini dan akan tetap disini selama kamu membutuhkanku. percayalah aku tidak akan pergi. itulah untuk pertama kalinya aku berjanji pada orang yang belum aku kenal namanya. berada didekatnya memberikan kenyamanan yang tidak pernah aku rasakan selama ini. ada sesuatu yang berbeda yang aku rasakan hari itu, kami bersama menunggu hujan reda dan menghabiskan waktu dengan bercerita satu sama lain. tanpa terasa hampir satu hari penuh ku habiskan waktu bersamanya, sampai dia memutuskan untuk pergi pulang.
dia mengantarku pulang dan ada gurat kesedihan dalam hatiku. aku sendiri tidak tahu perasaan apa ini, sepertinya ini adalah untuk terakhir kalinya aku bertemu denganya.
"aku suka melihat wajahmu, tersenyumla selalu." ucapnya sambil memegang tanganku.
"apa kita bisa bertemu lagi?".
"aku tidak tahu".
"kenapa?"
"sudahlah,aku pulang dulu.istirahatlah."

dia pergi, dan tak terasa ada tetesan bening yang mengalir dipipi ini. aku berharap bisa bertemu lagi denganya.
malam telah mencapai pekatnya tetapi aku belum juga bisa memejamkan mataku. wajahnya yang teduh selalu terbayang dalam pikiranku. aku ingin bertemu denganya esok hari. dan tiba-tiba sebuah pesan  masuk ke poselku
(seandainya kita bertemu dalam kondisi yang berbeda,seandainya aku punya kesempatan untuk mengatakan banyak hal padamu, seandainya aku punya waktu untuk lebih mengenalmu, seandainya aku punya kesempatan untuk menyayangimu. aku tidak akan pernah menyia-nyiakanya).lupakan hari ini.
ku balas pesan itu tapi tidak lagi ada jawaban. nomornya tidak lagi aktif...
semuanya membuatku bingung dan terasa menyakitkan. hari-hariku terasa menyedihkan, aku hidup seperti zombi.aku membutuhkanya, aku ingin bertemu denganya dan mengatakan seandainya kau tahu kamu akan pergi aku tidak akan pernah melepasmu saat itu.
ya, seandainya....ada sedikit waktu untukku bersamanya.

secret_2

hubungan yang terlihat indah, dia terlihat begitu hidup kembali. sangat mengagumkan bukan, bintang itukah sebabnya?? entahlah..tidak ada yang tahu alasanya. detik demi detik bergulir begitu saja dan membawa kita berada pada waktu yang berbeda.

malam itu seperti biasa dia menghabiskan waktu dengan bintangnya, tetapi ada yang berbeda malam itu. dia merasa tidak ingin malam yang indah itu segera berakhir yang dapat memutuskan kebersamaan mereka. ada apa??

dan malam berikutnya, ada yang aneh malam itu. langit mulai mendung dan bintang tak lagi terlihat, dia menunggu dan terus menunggu. tapi semuanya sia-sia, langit tak kunjung cerah seperti biasanya. hingga beberapa waktu berjalan bintang itupun tak juga muncul. sepi, kosong dan kehilangan yang dia rasakan dan wajahnyapun kembali murung. tak terasa tetesan air mengalir dari sela-sela matanya yang indah. sebegitu menyakitkanyakah??hanya dia yang tau....dia juga tidak pernah mau berbagi,

hingga suatu malam langit mulai terlihat bercahaya, beberapa bintang mulai bersinar menghiasinya. dia senang dan mulai mencari, ada harapan disana. harapan untuk dapat menemukan apa yang hilang darinya. raut mukanya seketika berubah saat dia tidak dapat menemukan bintangnya diantara sekian bintang yang ada. kemana bintang itu, apa yang terjadi, tak maukah dia hadir kembali? pertanyaan itu terus berkecambuk dalam pikirnya tanpa ada yang bisa menjawabnya. banyak bintang yang bersinar tapi tidak ada yang mampu mebuatnya tersenyum kembali.
"cobalah melihat bintang lain disana".
"tidak,jawabnya tegas".
"kenapa?
"pilihanku telah jatuh pada bintang itu, tidak ada alasan karena hatiku yang menuntunku untuk memilihnya".dia menjawab dengan lantang.
sampai kapan dia akan seperti itu, tak bisakah dia membuka diri meski hanya untuk sekedar mengenal bintang yang lain.dia hanya terdiam, dalam pikirnya muncul pertanyaan akankah pilihan yang terlanjur jatuh pada bintang itu dapat diberikan pada bintang yang lain?? waktu yang akan menjawabnya.

kini dia merasa sepi, merasa kehilangan sebagian jiwanya. dia rapuh dan sangat lelah, cukup untuk membuatnya terpuruk untuk kesekian kalinya. akhirnya keputusanpun diambilnya, memutuskan untuk melupakan apa itu bahagia. dia begitu hancur bahkan sangat hancur. sanggupkah dia bertahan? dia telah berada pada titik tejenuh dalam hidupnya. dia pasrah dan ikhlas dengan semua keadaanya. apakah ini karmanya?
tapi siapa dia?pantaskah dia mendapatkanya.mungkin saja.
dia berusaha memahami semua yang telah terjadi dalam hidupnya, kenapa bintang itu tak lagi menyapanya. dia tau jawabanya, musim selalu berganti, ada pertemuan dan ada perpisahan. bintang itu tidak bisa apa-apa saat langit yang cerah kemudian tiba-tiba terselimut mendung tebal yang mampu menutupi sinarnya. ada yang menanti hujan disudut lain dunia ini, menunggu guyuran hujan yang mampu menyejukkan jiwa. itulah alasanya..apa dia bisa bertemu kembali dengan bintangnya? dia berharap begitu meskipun dalam keadaan yang berbeda. dia percaya bintang itu tetap ada dan bersinar meskipun tak terlihat disini. bintang itu pasti berada ditempat lain dan sedang bersinar indah. ada yang lebih membutuhkanya disana.

sampai saat ini dia yang tidak terkenal itu masih yakin pada pilihanya. bintang itu pilihanya bukan yang lain dan akan selalu begitu. karena hatinya yang memilih bukan egonya. dia terlihat bahagia meskipun ada sakit disana. tidak perlu tau siapa dia, cukup belajarlah untuk menghargai pilihan yang telah kau pilih karena itulah yang paling penting. dia masih bisa berdiri tegak diatas keyakinan yang ada dengan senyum yang selalu mengiringi hari-harinya. dia sedang menikmati takdirnya, dia menikmati kesendirianya dan dia menikmati gelapnya. dia baik-baik saja meski sekarang dia kembali mebeku. biarlah karena ini pilihanya, setidaknya dia terlihat nyaman dengan semua ini...apa yang akan terjadi nanti?? THAT'S SECRET............

Jumat, 09 Maret 2012

secret_1

sekali lagi kehidupan menghadapkan pada sebuah pilihan besar. mengeluh???tidak seharusnya karena begitulah selalu kehidupan.

Saat itu malam mulai menampakkan pekatnya...aktivitaspun mulai berkurang,,mereka yang penat dengan aktivitas hari itu pun mulai beristirahat. tetapi ada yang berbeda di ujung sana...dia tidak nampak lelah,dia tidak nampak penat dan dia selalu tersenyum...siapa dia??Tidak ada yang mengenalnya karena mungkin dia bukan orang yang terkenal, tidak masalah. dia tetap indah meskipun tidak dikenal. dia tidak mempedulikanya. sebenarnya apa yang dia tunggu malam ini? sepertinya tidak ada yang menarik, tapi sepertinya dia punya pemikiran lain tentang semua itu. dia terlihat tenang atau berusaha tenang. tidak ada yang tahu, tapi siapakah dia?

dia tidak begitu menarik tetapi mampu mengalihkan pandanganku. sedikit terlihat apa yang dia lakukan malam ini. dia menatap langit yang luas, pandanganya tidak lepas sedikitpun. sepertinya ada yang sedang dia cari. wajahnya terlihat tenang dan senyum diwajahnya kini berkembang. akan tetapi dia tidak mendapatkan apa yang dia cari malam itu. apa yang dia cari?siapa yang tahu.
Malam berikitnya pun sama, tidak menemukan apapun. dia terlihat mulai lelah dengan semuanya sampai akhirnya dia memutuskan untuk istirahat sejenak. sejenak menenangkan hati dan pikiranya agar semua dapat kembali berjalan normal.

lama tidak terlihat dan terdengar kabarnya akhirnya dia datang kembali, tapi tunggu. siapa sebenarnya dia?kenapa dia selalu bisa membuatku terpesona oleh kehadiranya. aku mulai penasaran kembali tapi sudahlah. dia terliaht berbeda dari waktu terakhir terlihat. ketenangan itu tidak terlihat lagi, raut mukanya muram dan terlihat begitu hancur. iya, ternyata benar dia sedang berada pada masa yang suram. dia terpuruk tapi tak seorangpun menyadari keadaanya. dia hanya bisa menyendiri dan menyakinkan dirinya sendiri untuk bertahan dan kembali berdiri. kenapa terlihat begitu mnyakitkan, kenapa kau terlihat begitu hancur? bukankah setiap orang mempunyai masalah. tidakkah kau mau berbagi dan mencoba mengikhlaskanya. munkin sangat mudah saat kita mengatakan hal itu pada orang lain tetapi sadarkah kita saat kita sendiri berada pada posisi yang sama.

akhirnya aku tahu kenapa dia terlihat begitu hancur, ada goresan luika baru yang menggores tepat diatas luka lama yang belum mengering. pasti sangat menyakitkan, tapi begitulah kehidupan. dia banyak belajar dan berusaha bersahabat dengan takdirnya, sampai akhirnya dia mulai tersenyum kembali. kenapa?
iya, dia menemukan apa yang dia cari selama ini, langit malam menghadirkan keindahan dengan sejuta bintang dilangit yang memancarkan sinarnya.entah kenapa dari sekian bintang itu dia hanya terpaku pada satu bintang timur yang tidak begitu terang. tidak, bintang itu terang. dia bisa melihat dari sisi lain. bintang itu bisa mencairkan kebekuanya, membawa ketenangan, senyum dan harapan. bintang itu adalah sahabatnya.
Setiap malam dai menyempatkan diri untuk sekedar menyapanya dan mengucapkan selamat malam.aneh,tetapi itulah dia..dan siapa dia?
Mereka terlihat begitu menyatu dengan kebersamaan yang mereka jalani. akan terasa hampa saat tidak bisa saling menyapa.